Kota Cilegon Yang Kian Modern

Kota Cilegon Yang Kian Modern – Kota baja, sebutan inilah yang kerap kali terlontar dari mulut warga kala menggambarkan Cilegon. Pasalnya, sejak diinvasi PT Krakatau Steel, Cilegon menjadi sebuah kawasan industri yang menjanjikan. Bagaimana tidak, Cilegon berhasil menarik perhatian dunia karena merupakan kota penghasil baja terbesar di Asia Tenggara. Sekitar 6 juta ton baja dihasilkan di kota ini setiap tahunnya. Hal ini tentu memicu geliat investasi di kawasan ini.

Kota Cilegon Yang Kian Modern

Eddy Ganefo, Ketua Umum DPP APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia), menyebutkan Cilegon adalah sebuah kota yang menarik karena predikat kota industri yang disandangnya. Predikat ini akan membawa perubahan besar di segala sektor, tidak hanya sektor industri tapi juga merambah ke sektor lain, seperti properti. Kota yang mendapat julukan kota industri ini akan menjadi kota yang cukup menjanjikan ke depannya. Karena, ia akan mengundang masyarakat untuk datang ke sini sehingga akan menciptakan perkembangan di sektor lainnya, ujar Eddy menjelaskan. Ini dia beberapa hal menarik seputar Cilegon.

Panorama Kota Cilegon Dari Ketinggian

Selain menawarkan lokasi hunian yang berlimpah, Cilegon juga menyajikan objek wisata yang sayang bila dilewatkan. Selain dapat mengirup udara segar, Anda dapat menikmati keindahan kota Cilegon dari sisi yang berbeda. Misalnya, objek wisata yang ditawarkan Gunung Batur. Terletak di kecamatan Pulomerak, Gunung Batur dapat ditempuh sekitar 10 menit dari pusat kota Cilegon dengan jarak 8km. Di gunung Anda dapat menikmati panorama kota Cilegon dari puncak Gunung Batur yang memiliki ketinggian 600m di atas permukaan laut. Di samping itu, Gunung Batur juga menyediakan fasilitas argowisata, seperti hiking, area berkemah, studi ? ora dan fauna, jogging track, dan menikmati olahraga gantole (terbang layang). Selain wisata hijau, Anda juga bisa menikmati wisata laut seperti Pantai Kelapa Tujuh, Pantai Pulorida, Pantai Anyer, Pulau Merak Kecil, dan Pulau Merak Besar. Jadi, tak hanya sebagai kota baja, Cilegon juga patut diperhitungkan karena memiliki objek wisata yang belum terjamah kaki-kaki para penjelajah wisata.

Proyek Pembangungan Terus Bertumbuhan

Invasi pengembang mulai terasa sejak Ciputra Group menggarap proyek hunian dengan nama CitraGarden BMW pada tahun 2013. Walaupun beberapa pengembang kecil sudah ada yang memiliki proyek hunian sebelumnya, kehadiran pengembang sekaliber Ciputra rupanya mengundang pengembang-pengembang lain dari berbagai kelas sosial. Eddy mengatakan kelas hunian di Cilegon terbagi secara merata, dari yang kelas bawah hingga atas. Pertumbuhan ekonomi yang terus melaju dan semakin banyaknya proyek hunian yang dibangun membuat harga tanah di kawasan ini meroket. Terlebih, sejak diresmikannya akses langsung dari tol Jakarta-Merak menuju ke kawasan Anyer melalui poros Lingkar Selatan Cilegon.

Kehadiran tol ini membuat warga dari Jakarta dapat dengan mudah menuju Anyer dan Cilegon. Pemandangan kota Cilegon yang masih menyimpan potensi untuk dikembangkan. www .virtualtour .bantenprov.go.id Akses ini membantu sekali jika harus jalan dari Cilegon ke Jakarta. Cukup keluar tol Cilegon Timur, langsung masuk Lingkar Selatan untuk menuju Anyer, ujar Marsha, warga Jakarta yang bekerja di Cilegon. Perlahan tapi pasti, Cilegon yang dulu dikenal dengan sebutan kota industri kini mulai diperhitungkan sebagai lahan investasi hunian yang menggiurkan. mulai diperhitungkan sebagai lahan investasi hunian yang menggiurkan.

Pembangunan di Cilegon terbilang berjalan cukup cepat lantaran setiap proyek yang di kerjakan dibekali genset diesel besar yang datang dari toko jual genset diesel makassar dimana daerah tersebut terkenal dengan harganya terjangkau. Berkat adanya genset tersebut, proyek dapat berjalan disiang dan malam hari tanpa henti.

Hanifah Musaroh