Keramik Bermotif Batu Alam

Keramik Bermotif Batu Alam – Bentuk, tampilan, dan teksturnya mirip sekali dengan batu alam. Tapi, tahukah Anda bahwa material ini hanya menyerupai batu alam dan terbuat dari bahan keramik?

Keramik Bermotif  Batu Alam

Membawa suasana alami ke rumah tampaknya masih menjadi idaman banyak orang. Batu alam, misalnya. Material ini bisa dibilang sebagai material yang tidak boleh ketinggalan jika ingin membawa suasana alam ke dalam rumah. Namun, isu kerusakan alam akibat penambangan batu yang tidak sesuai aturan hingga pengaplikasian batu alam yang relatif sulit, membuat beberapa orang mengurungkan niat untuk memakai batu alam asli. Tapi, kini Anda tidak perlu bingung.

Keramik batu alam bisa jadi solusi permasalahan ini. Adalah Centro Ceramics dan Roman Ceramics yang mengeluarkan keramik batu alam. Centro Ceramics mengeluarkan keramik batu alam bertipe Rock Series dan Roman Ceramics mengeluarkan keramik batu alam bertipe Interlok Series. Kedua produsen bahan bangunan ini tidak hanya mengeluarkan motif mirip batu alam (2 dimensi), tapi mengeluarkan keramik batu alam bertekstur (3 dimensi) yang membuatnya semakin mirip dengan batu alam asli.

Mirip Aslinya

Jika dibandingkan keramik batu alam 2 dimensi, tampilan batu alam 3 dimensi ini sangat mirip dengan batu alam asli. Tak hanya motif dan coraknya yang sama, tetapi memiliki tekstur, ukuran, dan warna yang sama. Jika dilihat sepintas, Anda akan sulit membedakan keduanya. Pembedanya hanyalah pada material pembentuk, tebal, dan ukuran. Dari bentuk, sudah jelas bahwa material batu alam asli terbuat dari batu alam sementara batu alam ini terbuat dari material pembuat keramik. Dari ketebalan, keduanya pun memiliki perbedaan.

Namanya keramik, tebalnya tidak sama dengan batu alam. Tebal keramik ±0,4cm, sementara tebal batu alam ±2cm, ucap Jusmery Chandra (Mery), Presiden Direktur PT Puri Kemenangan Jaya, produsen keramik batu alam Centro.

Dari sisi ukuran per buahnya pun, batu alam memiliki ukuran standar seperti 5cm x 10cm, 5cm x 20cm, 10cm x 20cm, 10cm x 10cm, 20cm x 20cm, 10cm x 30cm, dan 20cm x 40cm. Sementara, keramik batu alam perbuahnya memiliki ukuran 20cm x 30cm, 30cm x 30cm, 40cm x 40cm. Ukuran keramik batu alam ini cenderung menyesuaikan standar ukuran keramik yang sudah ada di pasaran. Walau begitu, saat dipasang di dinding, keramik ini ukurannya terlihat seperti ukuran batu alam pada umumnya.

Pemasangan Mudah

Jika dibandingkan batu alam asli, pemasangan keramik batu alam ini lebih mudah. Caranya relatif sama dengan pemasangan keramik pada umumnya. Anda tidak perlu merendam keramik terlebih dahulu. Anda bisa langsung memasang keramik dengan patner-nya yaitu semen instan. Keramik batu alam ini kan diaplikasi di dinding. Idealnya, keramik ini dipasang dengan menggunakan semen instan, walau tidak menutup kemungkinan dipasang dengan semen konvensional, ucap Mery. Selain itu, Anda juga tidak perlu khawatir soal pola. Ketika menggunakan batu alam asli biasanya ditemukan kesulitan membentuk pola karena bentuk batu alam yang tidak beraturan. Tapi dengan keramik ini, pola akan terbentuk dengan mudah karena bentuk keramik yang sudah beraturan sehingga mudah saat pengaplikasiannya.

Untuk pemasangan keramik di malam hari sebaiknya persiapkan pula genset kecil standby dan genset tersebut digunakan saat listrik hilang karena hal tertentu. Genset ini bisa mengaliri listrik sehingga pengerjaan dimalam hari tetap ada penerangan dan pemasangan keramik sama sekali tidak terganggu. Harga genset kecil ini di toko jual genset Banjarmasin berkisar 10 jutaan saja.

Hanifah Musaroh